Monday, 2 April 2018

Download Ebook Hakikat Kufur Dan Bidah Oleh Syeh Al bani

Buku inibadalah salah satu karya ulama ternama dari arab saudi yaitu syeh albani. Untuk mendownload klik tautan dibawah ini



Saturday, 31 March 2018

design


Thursday, 29 March 2018

Quotes Islami : Pacaran Dipuji Jomblo Dihina

Mungkin ini adalah quotes sindiran terbaik saat ini karena begitu banyak kasus perzinaan akibat pacaran yang menjadi tren. Bahka anak ingusan sd pun sudah kenal pacaran. 

Doa Ketika Terhimpit Hutang Atau Kesulitan Membayar Hutang

Bacalah sesudah sholat... klik untuk perbesar gambar

Doa dan jawaban ketika Bersin Sesuai Sunah Rasul SAW

Klik untuk perbesar

Wednesday, 28 March 2018

Hasil Google "Murid Sableng Sebab Gurunya Gendeng"

Gambar Silsilah Keturunan Nenek Moyang Nabi Muhammad SAW

Sunday, 25 March 2018

Download Ebook Hadits Sebagai Landasan Akidah Dan Hukum


EBOOK ini berisi penjelasan tentang pokok landasan umat islam yang kedua yaitu hadits rasulullah saw yang dijelaskan oleh syaikh albani



Download Ebook Fatwa Tentang Ibadah Puasa Ramadhan

Ebook ini adalah fatwa  bulan ramadhan oleh ulama asal arab saudi yaitu syeih bin baz ebook ini bermanfaat bagi anda yang ingin mengetahui hal hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat dibulan ramadhan.


Friday, 23 March 2018

Download Ebook Ensiklopedi Fatwa Oleh Syeh Albani



Ebook ini adalah kumpulan fatwa fatwa yang ditulis oleh syaikh nasrudin albani 


DOWNLOAD EBOOK


Wednesday, 21 March 2018

Ayat Perlindungan Fitnah Dajjal Al Kahfi 1 - 10

Dari Abu Darda' radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ

"Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal." (HR. Muslim)


Gambar diklik untuk perbesar

Tuesday, 20 March 2018

Quotes Islam "Ketika Kesabaran Tak Lagi Berguna"

Saturday, 17 March 2018

Download Ebook Kumpulan Ayat Ayat Untuk Ruqyah dari Alquran dan Hadits



Alhamdulillah akhirnya PDF ini bisa selesai juga setelah terkatung – katung hampir satu bulan. Minta maaf sedalamnya kepada penyusun dan penerbit karena saya ketik ulang tanpa ijin, semoga di perkenankan dan menjadi suatu amal kebaikan. Karena buku seperti ini menurut hemat saya harus di ketahui oleh kalayak umum. Untuk itulah kepada pembaca e-book yang budiman sekiranya merasa perlu dan mampu membeli buku ini silahkan membeli bukunya karena akan lebih bermanfaat, sekaligus sebagai penghargaan atas jerih payah mereka untuk menyusun dan menyebarkan buku ini.

 Ayat – ayat Quran dalam PDF ini saya copy dari software Program Kitab Suci Al-Quran 6.50 dan saya convert ke dalam format Unicode, sedangkan haditsnya saya ketik sendiri dalam bentuk Arabic Unicode. Tetapi karena kemampuan Arabic saya lumayan payah saya sangat mengharapkan koreksi dari pembaca budiman jika menemukan kesalahan hadits ataupun ayat akibat proses konvert. Walaupun telah saya koreksi tetapi tidak menutup kemungkinan kesalahan terjadi akibat kelalaian saya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin

Tuesday, 13 March 2018

Barangsiapa Percaya Dukun Dan Pasang Pelet Kesaktian Dll 40 Hari Sholatnya Tidak di Terima

Jaman sekarang ini masih banyak orang orang yang mengaku muslim tapi masih mempercayai hal hal berbau syirik. Santet, teluh, pelet, guna guna, jimat sakti, jimat penglaris, susuk penarik lawan jenis dsb itu semua adalah perbuatan sihir dengan bantuan setan atau jin jahat kafir. Pelakunya dikatakan sudah murtad dosa besar jika dia belum bertaubat. Halal dibunuh jika tak mau bertaubat.


Sihir diambil dari kata Arab “As-Shir”, yang secara bahasa berarti sesuatu yang samar dan tersembunyi serta tidak diketahui penyebabnya. Pada hakikatnya sihir terbagi menjadi dua; pertama, sihir dengan menggunakan bacaan dan jampi-jampi sebagai sarana komunikasi dengan syetan/jin untuk mencelakai orang lain, seperti teluh, santet, guna-guna dan hal lain yang sering dipraktekkan para dukun/paranormal.

Kedua, sihir berupa ramuan obat-obatan yang dapat mempengaruhi obyek sihir, baik tubuh, akal, maupun kehendaknya. Pelaku sihir, bagaimanapun,akan terjerumus ke dalam dua keadaan yang sama-sama buruk; bila tidak syirik, ia menipu. Padahal syirik dan menipu merupakan dosa besar yang membuat seseorang dibenci Allah Subhnahu wa Ta'ala dan tidak mendapatkan ampunan-Nya. 

Dalam syariat Islam pelaku sihir halal ditumpahkan darahnya, sebab mereka telah berbuat kerusakan di muka bumi. Pendapat ini telah disepakati oleh beberapa sahabat, diantaranya Umar bin Al-Khattab, Jundab dan Hafshah radiyallahu 'anhum. Tapi mesti dipahami bahwa pelaksaan hukum bunuh itu harus dilaksanakan oleh imam (dalam hal ini pemerintah); bukan idividu atau sekelompok masyarakat. Dalam masalah ini terdapat beberapa riwayat hadits, diantaranya

"Barang siapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun, kemudian bertanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari". Shahih Muslim (IV/1701)

 "Barang siapa mendatangi tukang sihir atau dukun kemudian bertanya tentang sesuatu lalu membenarkan perkataannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad SAW." Imam Ahmad (11/429), Mustadrak (1/8) dan al-Baihaqi (VIII/135)

 Maka seseorang yang medatangi tukang sihir/dukun atau peramal lalu bertanya kepadanya, ia terkena ancaman tidak diterima sholatnya 40 hari, dan jika kemudian mempercayainya, ia telah jatuh pada dosa kafir (syirik pada Allah), jika mati sebelum bertaubat maka neraka jahanam kekal tempatnya.
naudzu billah min dzalik.

Maraknya Generasi "Micin" Karena Sepinya Toko Buku dan Perpustakaan

"Pengen Tahu Maju Tidaknya suatu Peradaban Negri? Datang saja ke toko Buku dan Perpustakaan. Semakin ramai semakin maju suatu bangsa semakin sepi semakin banyak generasi bodoh diplesetkan generasi micin disuatu negri tersebut. Kenapa? Karena buku adalah sumber pengetahuan yang disebarkan orang pandai dan sumber majunya peradaban. Semakin canggih teknologi semakin memanjakan manusia dunia hiburan tapi lupa pengetahuan. Jadilah generasi bodoh  dan mudah distir dan dipengaruhi dan yang tak mau berpikir panjang dalam melakukan sesuatu".

Monday, 12 March 2018

Mutiara Nasehat "Allah Melihat Hati Manusia Bukan Penampilannya"


Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Nabi Shallallahu 'alihi wa sallam telah bersabda,"Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian". (Hadits Rasulullah saw)

Pelajaran yang dapat kita ambil dari hadits diatas banyak sekali salah satunnya adalah supaya kita tidak mudah menilai manusia dari penampilannya saja. Seringkali bahwa penampilan itu menipu. Bukankah kita sering mendengar peribahasa kambing berbulu serigala atau serigala berbaju kambing. Yang artinya bahwa memang bawah manusia itu tidak bisa dinilai dari penampilannya saja karena kadang orangnya penampilannya bagus tetapi tidak sesuai dengan perilakunya yang buruk kadang-kadang kita juga menemukan menemukan seseorang yang penampilannya biasa saja sederhana atau bahkan buruk secara pandangan orang awam tetapi hatinya jujur apa adanya tidak punya rasa dendam dan lainnya. 

Seperti yang sering kita dengarkan ceramah. Allah melihat manusia dari keimanannya dan ketaqwaannya. Bukan dari penampilannya. Tua muda kaya miskin besar kecil cantik jelek bersorban berblangkon bertopi berpeci bertato danlainya semuanya sama dihadapan Allah. Sedangkan taqwa itu letaknya dalam hati manusia. Bukan pada penampilannya. Seorang yang bersorban berpeci bercadar sering orang lekas melihat langsung menilai dia orang soleh dan baik agamanya, seorang bertato berpakaian gaul langsung dinilai sebagai orang urakan. Kadang kita menjudge orang hanya dari penampilannya itu salah besar. Sehingga kita akan memandang orang remeh karena penampilannya buruk. Memandang orang mulia karena dia penampilannya seperti orang arab. Tapi apakah Kita tahu hati orang orang yang penampilannya sederhana? Apakah kita tahu yang mereka pikirkan? Bisa jadi mereka adalah orang yang hatinya selalu mengingat Allah. Bisa jadi orang bercadar berpeci yang didalam isi hati dan pikirannya adalah harta dan kemewahan. Kita tak tahu apa yang ada dalam hati manusia. Sehingga kita jangan seenaknya menilai mereka dari penampilannya. Orang orang sholeh orang zuhud wali wali Allah mereka lebih memilih mengasingkan diri dan tidak menonjolkan penampilan mereka. Akan tetapi mereka lebih khusuk dan lebih ihlas ibadahnya kepada Allah daripada kita yang sudah merasa suci merasa benar hanya karena hafal beberapa halaman kitab saja.

Apa kesimpulannya? Kita jangan mudah berprasangka buruk dan mudah menilai manusia dari penampilan, asal suku, kekayaan, kecantikan dan lainnya. Kita harus menilai menurut apa yang Allah nilai yaitu hatinya sehingga kita tidak mudah meremehkan dan menyombongkan diri dihadapan orang lain. Bagaimana kah cara kita bisa menilai manusia dari hatinya? Setiap kita bergaul dengannya pasti akan terasa efeknya nyaman atau tidak setelah lama bergaul barulah kita bisa menilai sifat dan perilaku aslinya. Jadi menilai manusia tidak bisa sesingkat mengedipkan mata. (AshabulMuslimin)

Saturday, 10 March 2018

Hai Mahasiswa? kamu ingin dapat gelar sarjana? Ini Jalan Pintasnya

"Kamu mahasiswa? Butuh nilai bagus, skripsimu lulus, cepat dapat gelar dengan mulus, tak usahlah berjuang bagaimana melakukan penelitian serius dan yang kamu perlukan adalah bagaimana mendapat simpati dosenmu dan kamu akan cepat dapat nilai bagus, begitulah gambaran sistem pendidikan negri ini melahirkan generasi berotak penjilat dan pengikut bukan melahirkan generasi yang kreatif dan inovatif, bukankah banyak sarjana lulus hanya pandai menarik simpati? Bukankah banyak mahasiswa pintar yang gagal lulus karena  hanya tidak disukai dosen? "

Wednesday, 7 March 2018

Apa Jadinya Peradaban Manusia Tanpa Perasaan?

"penjara yang sebenarnya itu adalah perasaan, tanpa perasaan kamu akan bebas sebebasnya meski sebenarnya kamu dalam penjara, akan tetapi manusia akan terus terikat perasaan sampai dia mati. Manusia akan terus terikat rasa sedih senang susah gembira kehilangan dll, tapi karena keterikatan itulah dia takkan bisa kemana-mana, akan terus menjadi manusia selamanya, andai manusia dilepaskan perasaannya mungkin dia akan bebas dari belenggu hidup yang penuh masalah, manusia akan lebib banyak menggunakan dan memaksimalkan otaknya. Akan tetapi dia tidak akan tahu artinya rasa suka dula senang sedih, sejenis robot bernyawa, atau malaikat yang tak punya rasa senang dan sedih, baiknya hidup takkan ada rasa kemarahan emosi cinta benci dan sebagainya, bumi akan damai dan berperadaban tinggi, negatifnya manusia takkan bisa bertahan lama, segera punah karena lambat berkembang biak, karena untuk membuat keturunan manusia akan bertujuan melestarikan generasi saja, dan itupun dibuat sangat perhitungan dengan logika, membuat anak harus banyak persyaratan agar lahir jenis unggul dan sebagainya, mungkin juga jarang bahkan takkan ada hub seks keturunan manusia dibuat oleh mesin reproduksi genetika, apalagi jika terjadi bencana begitu mudahnya manusia punah, karena jumlahnya yang sangat sedikit. Nafsu dan perasaan saling berkaitan kadang kita sulit membedakan mana nafsu mana perasaan karena dua hal ini saling berhubungan. Hanya bedanya Nafsu biasanya penuh tipu dan kata manis, sedangkan perasaan tak banyak berkata lebih banyak membuktikan."



Monday, 26 February 2018

Hadits Nabi : Jalan Menuju Surga Di Lingkupi Hal yang Dibenci dan Jalan Menuju Neraka di Lingkupi Hal Yang Disukai Nafsu

Dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda,

حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ

"Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat."(HR. Muslim)

Hadits serupa mengatakan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu'alaihiwassalam bersabda,
"Ketika surga dan neraka diciptakan, Allah Ta'ala mengutus Jibril 'alaihissalam pergi ke surga seraya berfirman, 'Lihatlah ia dan perhatikanlah segala sesuatu yang Aku sediakan bagi penduduknya kelak!"

Nabi shallallahu'alaihi wasallam melanjutkan, "Jibril pun mendatangi, melihat dan memperhatikan segala nikmat yang Allah sediakan bagi penduduk surga. Kemudian Jibril kembali kepada Allah seraya berkata, 'Demi kemuliaanMu, tidak ada seorangpun yang mendengar tentang berita surga kecuali ingin memasukinya'.

Kemudian Allah memerintahkan surga sehingga ia diliputi perkara-perkara yang dibenci (jiwa). Lalu Allah Ta'ala memerintahkan Jibril, 'Kembalilah kepadanya dan lihatlah segala sesuatu yang Aku sediakan bagi penduduk surga!' Maka Jibrilpun kembali ke surga dan ia temui bahwasanya surga telah diliputi dengan perkara-perkara yang dibenci oleh jiwa manusia. Kemudian Jibril menadatangi Allah Ta'ala seraya berkata, 'Demi kemuliaanMu sungguh aku khawatir tidak ada seorangpun yang bisa memasukinya!'

Lalu Allah memerintahkan,'Pergilah ke neraka, lihatlah dan perhatikanlah siksaan yang Aku sediakan bagi penghuninya kelak!' Maka ketika dineraka terdapat api yang  menyala-nyala dan bertumpuk-tumpuk , Jibril kembali kepada Allah Ta'ala dan berkata, 'Demi kemuliaanMu tidak ada seorangpun yang ingin memasukinya.' Kemudian Allah Ta'ala memerintahkan agar neraka dipenuhi dengan perkara-perkara yang disukai syahwat. Allah Ta'ala berfirman, 'Kembalilah padanya!' Jibrilpun kembali ke neraka dan berkata, 'Demi kemuliaanMu, aku khawatir tidak ada seorangpun dari hambaMu yang bisa selamat dari siksaan neraka." (HR. Tirmidzi)

Saturday, 24 February 2018

Mutiara Nasehat : Ketika Manusia Menertawaimu, Ikutlah Tertawa, dan kita tertawa

"Kamu kesal manusia menertawaimu, Ikutlah tertawa, Karena mereka sedang memberi pahala kepadamu,

 pengejek, penghina, pengumpat, akan dikurangi pahalanya diberikan kepada yang diejek, asal yang diejek tidak membalas apapun".

Tuesday, 13 February 2018

Motivasi Islam Tentang Kesuksesan dan Kegagalan Mimpi

"Gagal adalah banyak mimpi sedikit usaha.. Sukses adalah banyak usaha sedikit bermimpi"

saya mau tanya Mimpimu apa? Apakah jadi Astronot.. haha jangan terlalu tinggi nanti jadi mahluk luar angkasa..maksutnya mimpi itu hanya akan jadi hayalan saja takkan terwujud. Sewajarnya Mimpi itu seharusnya sejajar dengan kemampuan mu.. Misal mimpi jadi guru.. Mimpi jadi insinyur.. Mimpi jadi wiraswasta.. Mimpi jadi sudagar dll..semakin tinggi mimpimu semakin besarlah yang harus kamu korbankan.. 😇.. Jangan takut berkorban jika punya mimpi.. Jangan bermimpi jika takut berkorban.. Waktu.. Harta.. Fisik .. Perasaa .. Pikiran.. Kebebasan.. Kadang harus kamu berikan kepada mimpimu agar terwujud..

# ashabul muslimin

Monday, 5 February 2018

Berapakah Jumlah Gambar Yang Ada Di Instagram 2018 saat ini

Sekedar informasi instagram diluncurkan sejak oktober 2010 hingga kini sudah 7 tahun (2018) mempunyai 800 juta user jika setiap user kita hitung rata rata upload 1 foto perhari maka 800 jutax365 harix7tahun adalah sekitar 2 triliun foto.. jika per foto memakan ruang 500 kb maka hardisk yang harus disiapkan instagram hari ini minimal 1 triliun MB atau  1 Miliar Gigabyte atau 1 juta Terra byte... tak bisa dibayangkan bila semua foto itu dicetak akan menjadi sampah foto yang luar biasa banyaknya.. seluruh dunia penuh dengan sampah gambar.. jaman digital ini memang begitu mudah nya kita share foto dan jepret foto.. sangat berbeda dengan jaman dulu jaman kamera kodak.. kadang juga kita menemukan foto terbakar atau rusak karena pencahayaan yang kurang tepat..masa kecil kita dulu kalau difoto sangat senang sekali dan salah tingkah berbeda dengan jaman sekarang biasa saja dah umum.. balita pun sudah mampu selfi ria .. yang jadul itu sederhana tapi indah.. yang modern itu mudah tapi cepat membosankan

Sunday, 4 February 2018

Mutiara Nasehat "Jika jalan raya saja ada yang mengatur, lalu bagaimana dengan alam semesta?"

"Lalu Lintas Saja Akan macet total dan kacau jika tidak ada yang mengatur (polisi dan trafik light), Apalagi Alam semesta ini tentu ada yang mengatur (Allah SWT) bagaimana mungkin orang atheis menganggap alam ini bergerak dengan sendiri tanpa ada yang mengatur, Kebodohan dan keangkuhan mereka telah menghalangi dari hidayah" 

(Ashabul Muslimin)

Dzikir Obat Galau, Penerang Kegelapan Hati Dan Penolong dikala Susah

Mukadimah Ayat 

Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut tiama) Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan, bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepada kalian dan malaikat-Nya (memohon ampunan untuk kalian), supaya Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan, adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman." (Al-Ahzab: 41-43).

Penjelasan Singkat

Dzikir (mengingat Allah dengan hati dan menyebut-Nya dengan lisan) merupakan tempat persinggahan orang-orang yang agung, yang di sanalah mereka membekali diri, berniaga dan ke sanalah mereka pulang kembali.Dzikir merupakan santapan hati, yang jika tidak mendapatkannya, maka badan menjadi seperti kuburan dan mati. Dzikir merupakan senjata yang digunakan untuk menghadapi para perampok jalanan, merupakan air yang bisa menghilangkan rasa dahaga di tengah perjalanan, merupakan obat yang menyembuhkan penyakit. Jika mereka tidak mendapatkannya, maka hati mereka akan mengkerut, karena dzikir merupakan perantara dan penghubung antara diri mereka dengan alam gaib. Dengan dzikir mereka menolak bencana dan menyingkirkan kesusahan, se-hingga musibah yang menimpa mereka terasa remeh. Jika ada bencana yang datang, maka mereka berlindung kepada dzikir. Yang pasti dzikir merupakan taman surga yang mereka diami dan modal kebahagiaan yang mereka pergunakan untuk berniaga. Dzikir mengajak hati yang dirun-dung kepiluan untuk tersenyum gembira dan menghantarkan pelaku-nya kepada Dzat yang didzikiri, dan bahkan membuat pelakunya menja-di orang yang seakan tidak layak untuk diingaDalam setiap anggota tubuh ada ubudiyah yang dilakukan secara temporal. Sedangkan dzikir merupakan ubudiyah hati dan lisan yang tidak mengenal batasan waktu. Mereka diperintahkan untuk mengingat sesem-bahan dan kekasihnya dalam keadaan seperti apa pun, saat berdiri, duduk, telentang. Seakan-akan surga itu merupakan kebun dan dzikir adalah tanamannya. Begitu pula hati yang bisa diibaratkan bangunan yang ko-song, maka dzikirlah yang membuat bangunan itu semarak.

Dzikir adalah pembersih dan pengasah hati serta obatnya jika hati itu sakit. Selagi orang yang berdzikir semakin tenggelam dalam dzikir-nya, maka cinta dan kerinduannya semakin terpupuk terhadap Dzat yang diingat. Jika ada keselarasan antara hati dan lisan, maka pelakunya akan lalai terhadap segala sesuatu. Sebagai gantinya, Allah akan menjaganya dari segala sesuatu. Dengan dzikir, pendengaran menjadi terbuka, lisan tidak kelu dan kegelapan menyingkir dari pandangan. Dengan dzikir ini Allah menghiasi lisan orang-orang yang berdzikir, sebagaimana Dia meng-hiasi pandangan orang-orang yang bisa memandang dengan cahaya. Lisan yang lalai seperti mata yang buta, telinga yang tuli dan tangan yang bun-tung. Dzikir merupakan pintu Allah yang paling lebar dan besar, terbuka di antara Allah dan hamba-Nya, selagi pintu itu tidak ditutup sendiri oleh hamba dengan kelalaiannya.

Al-Hasan Al-Bashry berkata, "Carilah kemanisan dalam tiga perka-ra: Dalam shalat, dalam dzikir dan membaca Al-Qur'an. Jika kalian tidak mendapatkannya, maka ketahuilah bahwa pintunya dalam keadaan ter-tutup."

Dengan dzikir, hamba bisa mengalahkan syetan, sebagaimana sye-tan yang dapat mengalahkan orang-orang yang lalai dan lupa diri. Di antara orang salaf ada yang berkata, "Jika dzikir ada di dalam hati, lalu syetan mendekatinya, maka dia langsung kalah, sebagaimana manusia yang dikalahkan syetan jika syetan mendekatinya. Dalam keadaan kalah ini syetan-syetan berkerumun di sekelilingnya. Di antara mereka berta-nya, 'Ada apa dengan orang ini?' Yang lain menjawab, 'Dia sedang gila'."

Dzikir merupakan ruh amal-amal yang shalih. Jika amal terlepas dari dzikir, maka amal itu seperti badan yang tidak memiliki ruh.

Di dalam Al-Qur'an disebutkan sepuluh versi dalam hubungannya dengan dzikir, yaitu:

Perintah dzikir secara terbatas dan tidak terbatas.Larangan kebalikannya, yaitu lupa dan lalai.Keberuntungan yang bergantung kepada banyaknya dzikir dan kon-tinyuitasnya.Pujian terhadap para pelakunya dan pengabaran tentang surga dan ampunan yang dijanjikan Allah bagi mereka.

Pengabaran tentang kerugian yang mengabaikan dzikir dan sibuk de-ngan selainnya. Allah mengingat orang-orang yang mengingat-Nya sebagai balasan bagi mereka.Pengabaran bahwa dzikir lebih besar dari segala sesuatu.

Allah menjadikan dzikir sebagai penutup amal-amal yang shalih dan sekaligus sebagai kuncinya.Pengabaran tentang para pelakunya, bahwa mereka adalah orang-orang yang bisa mengambil manfaat dari ayat-ayat Allah dan merekalah orang-orang yang berakal.

Allah menjadikan dzikir sebagai pendamping segala amal yang shalih dan ruhnya. Jika amal tidak disertai dzikir, maka ia seperti jasad tanpa ruh. perintah dzikir seperti yang disebutkan dalam firman Allah,

"Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut tiama) Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan, bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepada kalian dan malaikat-Nya (memohon ampunan untuk kalian), supaya Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan, adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman." (Al-Ahzab: 41-43).
"Dan, sebutlah (nama) Rabbmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut" (Al-A'raf: 205).

Di sini ada dua pendapat: Pertama, berdzikir di dalam hatimu dan sembunyi-sembunyi. Kedua, dengan lisan, sehingga engkau pun bisa mendengarnya.

Larangan kebalikan dzikir, yaitu lalai, seperti firman Allah,

"Dan, janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai." (Al-A'raf:205).

"Dan, janganlah kalian seperti orang-orang yang lupa kepada Allah,lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri." (Al-Hasyr: 19).

Tentang keberuntungan yang bergantung kepada banyaknya dzikir dan kontinyuitasnya, seperti firman Allah,
"Dan, sebutlah nama Allah sebanyak-banyaknya agar kalian beruntung (Al-Anfal:45)

Pujian terhadap para pelakunya dan kebaikan pahala mereka, seperti firman Allah,
"... dan laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. "(Al-Ahzab: 35).

Kerugian orang yang mengabaikan dan melalaikan dzikir, seperti firman Allah,

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi." (Al-Munafiqun: 9).

Allah mengingat orang-orang yang mengingat-Nya sebagai balas-an bagi mereka, seperti firman-Nya,

"Karena itu ingatlah kalian kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepada kalian, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kalian meng-ingkari (nikmat)-Ku." (Al-Baqarah: 152).

Pengabaran bahwa dzikir lebih besar dari segala sesuatu, seperti firman-Nya

"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya meng-ingat Allah itu adalah lebih besar." (Al-Ankabut: 45).

Ada tiga pendapat tentang makna lebih besar di sini, yaitu:

- Mengingat Allah lebih besar dari segala sesuatu dan merupakan ke-taatan yang paling utama. Sebab maksud dari seluruh ketaatan adalah menegakkan dzikir kepada Allah, sehingga dzikir ini merupakan raha-sia dan ruh ketaatan.

Maknanya, jika kalian mengingat Allah, maka Dia mengingat kalian. Sementara pengingatan Allah terhadap kalian lebih besar daripada pengingatan kalian kepada-Nya. Mengingat Allah itu lebih besar daripada membiarkan kekejian dan kemungkaran. Bahkan jika dzikir ini lebih sempurna, maka dzikir itu bisa menghapus segala kesalahan dan kedurhakaan. Begitulah yang disebutkan para mufasir.

Saya pernah mendengar Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyah berkata, "Makna ayat ini, bahwa di dalam shalat terkandung dua faidah yang amat besar, yaitu: Fungsi shalat itu yang bisa mencegah kekejian dan kemung-karan, kandungan shalat itu terhadap dzikir kepada Allah. Kandungan dzikir ini lebih besar daripada fungsi pencegahannya terhadap kekejian dan kemungkaran."

Penutup amal-amal yang shalih ialah dengan dzikir, seperti dzikir sebagai penutup puasa. Firman-Nya,

"Dan, hendaklah kalian mencukupkan bilangannya dan hcndaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian, supaya kalian bersyukur." (Al-Baqarah: 185).Dzikir sebagai penutup haji, seperti firman-Nya,

"Apabila kalian telah menyelesaikan ibadah haji kalian, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kalian menyebut-nye-but nenek moyang kalian atau bahkan berdzikirlah lebih banyak dari itu." (Al-Baqarah: 200).

Dzikir sebagai penutup shalat, seperti firman-Nya,

"Maka apabila kalian telah menyelesaikan shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring." (An-Nisa': 103).

Dzikir sebagai penutup shalat Jum'at, seperti firman-Nya,
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kalian di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyak-nya supaya kalian beruntung." (Al-Jumu'ah: 10).

Tentang pengkhususan orang-orang yang berdzikir, yang bisa mengambil manfaat dan pelajaran dari ayat-ayat Allah, sehingga mereka disebut pula orang-orang yang berakal, seperti firman-Nya,

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih berganti-nya siang dan malam terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring." (Ali Imran: 190-191).

Tentang dzikir yang berfungsi sebagai pendamping segala amal dan sekaligus merupakan ruhnya, seperti firman Allah yang menyertakan dzikir dengan shalat,

"Dan, dirikanlah shalat untuk mengingat Aku." (Thaha: 14).

Allah menyertakan dzikir dengan puasa, haji dan amal-amal lain-nya, dan bahkan menjadikan dzikir ini sebagai ruh haji dan intinya, se-bagaimana sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,
"Sesungguhnya thawaf di sekeliling Ka'bah, sa'i antara Shafa dan Marwah. dan melempar jumrah itu dijadikan hanya untuk menegakkan dzikir kepada Allah."

Allah juga menyertakannya dengan jihad, memerintahkan dzikir saat berhadapan dengan pasukan musuh, seperti firman-Nya,

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kalian memerangi pasukan (musuh), maka berteguhhatilah kalian dan sebutlah nama Allah sebanyak-banyaknya agar kalian beruntung." (Al-Anfal: 45).

Orang-orang yang berdzikir adalah orang-orang yang lebih dahulu berjalan, sebagaimana yang diriwayatkan Muslim di dalam Shahih-nya, dari hadits Al-Ala', dari ayahnya, dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dia berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah melewati suatu jalan di Makkah, lalu beliau melewati sebuah bukit yang disebut Jumdan. Beliau bersabda, "Teruskanlah perjalanan kalian. Ini adalah Jum-dan, dan para mufarridun telah dahulu berjalan."

Para shahabat bertanya, "Siapakah para mufarridun itu wahai Ra-sulullah?"

Beliau menjawab, "Mereka adalah orang-orang yang berdzikir ke-pada Allah sebanyak-banyaknya, laki-laki dan wanita."Di dalam Al-Musnad disebutkan secara marfu', dari hadits Abud-Darda' Radhiyallahu Anhu,

"Ketahuilah, akan kuberitahukan kepada kalian tentang amal-amal kalian yang paling baik, paling suci di sisi Raja kalian, paling tinggi dalam derajat kalian, lebih baik bagi kalian daripada penganugerahan emas dan perak, lebih baik jika kalian berhadapan dengan musuh, lalu kalian memenggal leher mereka atau mereka yang memenggal leher kalian". Mereka bertanya, "Apa itu wahai Rasulullah?" Beliau menja-wab, "Dzikir kepada Allah Azza wa jalla."

Beliau juga bersabda, sebagaimana yang disebutkan di dalam Shahih Muslim, dari Abu Hurairah dan Abu Sa'id Al-Khudry Radhiyallahu Anhuma,

"Tidaklah segolongan orang berdzikir kepada Allah melainkan para malaikat mengelilingi mereka, menyelubungi mereka dengan rahmat, menurunkan kepada mereka ketenangan, dan Allah menyebut mereka di antara orang-orang yang ada di sisi-Nya."

Bukti kemuliaan dzikir ini, Allah membangga-banggakan para pela-kunya di hadapan para malaikat, sebagaimana yang disebutkan di dalam Shahih Muslim, dari Mu'awiyah Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menemui sekerumunan para shahabat, sera-ya bertanya, "Apa yang membuat kalian berkumpul?"

Mereka menjawab, "Kami berkumpul untuk menyebut nama Allah, memuji-Nya karena telah menunjuki kami kepada Islam dan menganugerahkan Islam itu kepada kami."

Beliau bersabda, "Demi Allah, apakah hanya karena itu yang men-dorong kalian untuk berkumpul?"

Mereka menjawab, "Demi Allah, hanya inilah yang mendorong kami untuk berkumpul."Beliau bersabda, "Sebenarnya aku tidak meminta kalian untuk bersumpah karena curiga terhadap kalian. Hanya saja Jibril telah menda-tangiku dan mengabarkan kepadaku, bahwa Allah membangga-bangga-kan kalian kepada para malaikat."

Seorang Arab dusun bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, "Apakah amal yang paling utama?"

Maka beliau menjawab,

"Engkau meninggalkan dunia, sedang lisanmu daiam keadaan basah karena sering menyebut nama Allah."

Ada pula seseorang yang pernah berkata kepada beliau, "Se-sungguhnya syariat-syariat Islam terlalu banyak bagiku. Maka perintah-kanlah kepadaku suatu perkara yang dapat kujadikan gantungan." Maka beliau bersabda, "Buatlah lisanmu senantiasa basah karena menyebut nama Allah."

Di dalam Al-Musnad disebutkan dari hadits Jabir, dia berkata, "Ra-sulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menemui kami seraya bersabda, "Wahai manusia, merumputlah kalian di kebun-kebun surga."

Kami bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kebun-kebun surga itu?"

Beliau menjawab, "Majlis-majlis dzikir."

Beliau juga pernah bersabda,

"Pergilah kalian pada waktu pagi dan petang hari serta berdzikirlah. Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka hendaklah dia melihat bagaimana kedudukan Allah di sisinya. Karena Allah menempatkan hamba di sisi-Nya sebagaimana dia menempatkan-Nya di sisinya."

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam meriwayatkan dari Ibrahim Alaihis-Salam pada malam Isra', bahwa Ibrahim Alaihis-Salam berkata kepada Rasulullah,"Sampaikanlah salam dariku kepada umatmu dan kabarkanlah kepada mereka bahwa surga itu bagus tanahnya, segarairnya, bahwa surga itu merupakan kebun-kebun dan adapun tanamannya adalah kalimat Subhanallah walhamdu lillah wa la ilaha illallah wallahu akbar." (Diriwayatkan At-Tirmidzy, Ahmad dan lain-lainya).

Di dalam Ash-Shahihain disebutkan dari hadits Abu Musa Radhi-yallahu Anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau bersabda,

"Perumpamaan orang yang menyebut nama Rabbnya dan orang yang tidak menyebut nama-Nya seperti orang hidup dan orang mati."

Lafazh Muslim disebutkan,

"Perumpamaan rumah yang di dalamnya disebutkan nama Allah dan rumah yang di dalamnya tidak disebutkan nama Allah seperti orang hidup dan orang mati."

Beliau menganggap rumah orang yang berdzikir seperti rumah yang hidup dan semarak, sedangkan rumah orang yang lalai dan tidak berdzikir sama dengan rumah orang mati atau kuburan. Dalam lafazh pertama, orang yang berdzikir disamakan dengan orang yang hidup, dan orang yang lalai tidak mau berdzikir disamakan dengan orang yang mati. Dua lafazh ini mencakup pengertian bahwa hati yang berdzikir seperti orang hidup yang berada di rumah orang-orang yang juga hidup, sedangkan orang yang lalai tidak mau berdzikir seperti orang mati yang berada di dalam kuburan. Tidak dapat diragukan bahwa tubuh orang-orang yang lalai merupakan kuburan bagi hati mereka, dan hati mereka yang ada di dalam badannya seperti orang mati di dalam kuburan, sebagaimana yang dikatakan dalam syair,"Lalai menyebut nama Allah merupakan kematian hati jasad mereka adalah kuburan sebelum masuk ke liang kubur ruh berada di dalam tubuh mereka dalam keadaan liar saat kembali pun mereka tidak mempunyai tempat kembali."

Dalam atsar Ilahy disebutkan,

:

"Allah befirman, 'Jika yang menang atas hamba-Ku adalah menyebut nama-Ku, tentu dia mencintai-Ku dan Aku pun mencintainya."

Dalam atsar Ilahy yang lain disebutkan,
"Wahai anak Adam, kamu tidak adil kepada-Ku. Aku mengingatmu namun kamu melupakan Aku, Aku menyerumu namun kamu lari kepada selainAku, Aku menyingkirkan bencana darimu, namun kamu senantiasa berada pada kesalahan-kesalahan. Wahai anak Adam, apa yang akan kamu katakan besok jika kamu datang kepada-Ku?"

Dalam atsar Ilahy yang lain disebutkan,
:
"Wahai anak Adam, ingatlah Aku ketika kamu marah, niscaya Aku mengingatmu ketika Aku murka. Ridhalah terhadap pertolongan-Ku kepadamu, karena pertolongan-Ku kepadamu lebih baik daripada per-tolonganmu untuk dirimu sendiri."

Di dalam Ash-Shahih juga disebutkan atsar Ilahy yang diriwayatkan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dari Rabb,
"Siapa yang mengingat-Ku di dalam dirinya, maka Aku mengingatnya di dalam Diri-Ku, dan siapa yang mengingat-Ku di keramaian orang, maka Aku mengingatnya di keramaian yang lebih baik daripada mere-ka."

Saya telah menyebutkan sekitar seratus faidah dzikir dalam kitab Al-Wabilush-Shayyib,10 beserta rahasia-rahasia, keagungan manfaat dan buahnya yang bagus. Di sana juga saya sebutkan tiga macam dzikir, yaitu:

Dzikir asma, sifat dan makna-maknanya, pujian terhadap Allah dengan asma dan sifat-sifat itu serta pengesaan Allah.

Dzikir perintah dan larangan, halal dan haram.

Dzikir karunia, nikmat, kemurahan dan kebaikan.

Ada tiga macam dzikir lainnya yang berkaitan dengan cara pelak-sanaannya, yaitu:

Dzikir dengan menyelaraskan antara lisan dan hati. Ini merupakan tingkatan dzikir yang paling tinggi.

Dzikir dengan hati semata.

Dzikir dengan lisan semata.

Pengarang Manazilus-Sa'irin berkata, "Dzikir artinya membebaskan , diri dari lalai dan Iupa."

Perbedaan antara lalai dan Iupa, bahwa lalai merupakan pilihan pelakunya. Sedangkan Iupa bukan karena pilihannya. Karena itu Allah befirman, "Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai". Tidak dikatakan, "Janganlah kamu termasuk orang-orang yang lupa", karena lalai tidak termasuk dalam pembebanan kewajiban, sehingga tidak dilarang.

Menurut Syaikh, ada tiga derajat dzikir, yaitu:

Dzikir secara zhahir, berupa pujian, doa atau pengawasan.

Yang dimaksudkan zhahir adalah apa yang disampaikan lisan dan se-suai dengan suara hati. Jadi tidak sekedar dzikir sebatas lisan semata, karena banyak orang yang tidak beranggapan seperti ini. Sedangkan pujian seperti ucapan Subhanallah wal-hamdu lillah, la ilaha illallah wallahu akbar. Sedangkan doa seperti yang banyak disebutkan dalam Al-Qur'an maupun As-Sunnah, dan hal ini sangat banyak jenisnya. Sedangkan pengawasan, seperti ucapan, "Allah besertaku. Allah meli-hatku. Allah menyaksikan aku", dan lain sebagainya yang dapat me-nguatkan kebersamaannya dengan Allah, yang intinya mengandung pengawasan terhadap kemaslahatan hati, menjaga adab bersama Allah, mewaspadai kelalaian dan berlindung dari syetan serta hawa nafsu. Dzikir-dzikir Nabawy menghimpun tiga perkara, yaitu: Pujian terhadapAllah, penyampaian doa dan permohonan, pengakuan terhadap Allah. Maka disebutkan di dalam hadits, "Doa yang paling baik adalah ucapan alhamdulillah."

Ada seseorang bertanya kepada Sufyan bin Uyainah, "Apa pasalnya alhamdulillah dijadikan doa?" Maka dia menjawab, "Apakah engkau tidak mendengar perkataan Umayyah bin Ash-Shallat kepada Abdullah bin Jud'an yang mengharapkan pemberiannya, "Layakkah aku menyebutkan kebutuhanku, padahal orang yang memberiku telah mencukupi aku? Perilakumu itu pun sudah disebut pemberian." Dzikir-dzikir Nabawy juga mencakup kesempurnaan pengawasan, ke-maslahatan hati, kewaspadaan dari kelalaian dan berlindung dari sye-tan.

Dzikir tersembunyi, yaitu membebaskan diri dari segala belenggu, berada bersama Allah dan hati yang senantiasa bermunajat kepada Rabb-nya.

Yang dimaksudkan tersembunyi di sini ialah dzikir hanya dengan hati. Ini merupakan buah dari dzikir yang pertama. Sedangkan maksud membebaskan diri dari segala belenggu artinya membebaskan diri dari lalai dan Iupa, membebaskan diri dari tabir penghalang antara hati dan Allah. Berada bersama Allah artinya seakan-akan dapat melihat Allah. Senantiasa bermunajat artinya menjadikan hati bermunajat, terkadang dengan cara merendahkan diri, terkadang dengan cara memuji, mengagungkan dan lain sebagainya dari macam-macam munajat yangdilakukan dengan sembunyi-sembunyi atau dengan hati. Ini merupakan keadaan setiap orang yang jatuh cinta dan yang dicintai.

Dzikir yang hakiki, yaitu pengingatan Allah terhadap dirimu, membe-baskan diri dari kesaksian dzikirmu dan mengetahui bualan orang yang berdzikir bahwa ia berada dalam dzikir.

Dzikir dalam derajat ini disebut yang hakiki, karena dzikir itu dinis-batkan kepada Allah. Sedangkan dzikir yang dinisbatkan kepada ham-ba, maka itu bukan yang hakiki. Allah yang mengingat hamba-Nya merupakan dzikir (pengingatan) yang hakiki. Ini merupakan kesaksian dzikir Allah terhadap hamba-Nya dan Dia menyebutnya di antara orang-orang yang layak untuk diingat, lalu menjadikannya orang yang senantiasa berdzikir kepada-Nya. Jadi pada hakikatnya dia orang yang berdzikir untuk kepentingan dirinya sendiri. Karena Allahlah yang menjadikan dirinya orang yang berdzikir kepada-Nya, lalu Allah pun mengingatnya Orang yang berada dalam dzikir lalu dia mempersaksikan terhadap dirinya bahwa dia orang yang berdzikir, merupakan bualan. Padahal dia tidak mempunyai kekuasaan untuk berbuat. Bualan ini tidak hilang dari dirinya kecuali jika dia meniadakan kesaksian terhadap dzikirnya.

Sumber : madarijus salikin karya ibnul qoyyim

Mimpi Yang Benar Seorang Mukmin Adalah Salah Satu Mukjizat Yang Dimiliki Nabi


Mimpi yang benar, yang merupakan satu bagian dari nubuwah, seperti yang dikabarkan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau bersabda,

"Mimpi yang benar itu merupakan satu bagian dari empat puluh enam bagian dari nubuwah/kenabian."

Tapi dalam riwayat lain yang shahih disebutkan merupakan satu bagian dari tujuh puluh bagian dari nubuwah. Yang pasti, mimpi meru-pakan permulaan wahyu. Kebenarannya tergantung kepada orang yang bermimpi, dan mimpi yang paling benar ialah mimpinya orang yang per-kataannya paling benar dan jujur. Jika kiamat sudah dekat, maka hampir tidak ada mimpi yang meleset, karena jaraknya yang jauh dari masa nubu-wah. Sementara pada masa nubuwah tidak membutuhkan mimpi-mimpi yang benar ini, karena sudah ada kekuatan cahaya nubuwah.

Kebalikan dari mimpi yang benar ini adalah karamah yang muncul setelah masa shahabat, namun tidak muncul pada masa dekatnya hari kiamat. Hal ini disebabkan kuat dan lemahnya iman. Begitulah yang dite-gaskan Al-Imam Ahmad.

Ubadah bin Ash-Shamit berkata, "Mimpi orang Mukmin merupa-kan perkataan yang disampaikan Allah kepada hamba-Nya ketika dia ti-dur."

Mimpi itu layaknya suatu pengungkapan, di antaranya ada yang berasal dari Allah, ada yang berasal dari kejiwaan dan ada yang berasal dari syetan, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,

:

"Mimpi itu ada tiga macam: Mimpi dari Allah, mimpi sedih dari syetan dan mimpi yang terbawa bisikan seseorang ke dalam hatinya saat terjaga, lalu dia memimpikannya saat tidur."

Mimpi yang menjadi sebab hidayah adalah mimpi yang secara khu-sus datangnya dari Allah. Sementara mimpi para nabi sama dengan wahyu, karena mimpi mereka terlindung dari syetan. Begitulah kesepakatan umat.

Karena itu Al-Khalil Ibrahim hendak menyembelih putranya, sekalipun itu bermula dari perintah dalam mimpi yang beliau alami. Sedangkan mimpi selain para nabi, bisa dilaksanakan seperti halnya wahyu yang jelas, jika memang tepat. Jika tidak, maka tidak perlu diamalkan. Lalu apa ko-mentar kalian tentang mimpi yang benar? Jika mimpi itu mimpi yang benar, maka ia tidak akan bertentangan dengan wahyu. Siapa yang ingin agar mimpinya benar, maka hendaklah dia terus-menerus menjaga keju-jurannya, memakan yang halal, menjaga perintah dan larangan, tidur dalam keadaan suci, menghadap ke arah kiblat, menyebut asma Allah hingga matanya terlelap. Jika dia berbuat seperti ini, hampir pasti mimpi-nya bukan mimpi yang dusta.

Mimpi yang paling benar adalah mimpi pada waktu sahur, karena itulah waktu turunnya wahyu, rahmat, ampunan dan saat syetan me-nyingkir jauh. Sebaliknya, mimpi pada permulaan malam adalah mimpi yang banyak ditebari syetan dan ruh-ruh syetan.

Sumber : kitab madarijus shalikin karya ibnul qoyyim

Apa Hikmah Dibalik Diciptakan Setan Bagi Manusia?

Oleh :Ruswanto Syamsuddin



imageAkhir-akhir ini kisah-kisah misteri/mistik marak sekali ditayangkan di televisi kita. Hampir setiap malam pemirsa disuguhi kisah dan cerita misteri/mistik dalam bentuk dan cara yang berbeda-beda. Seolah-olah 'kisah dunia lain itu lebih penting dari dunia nyata yang kita hadapi sehari-hari dengan susah payah karena keterpurukan bangsa ini di segala bidang kehidupan.

Penayangan kisah-kisah misteri dan mistik ini sudah sangat berlebihan, sangat mengganggu dan mempengaruhi jiwa masyarakat. Saking keterlaluannya sampai mengundang keprihatinan para ulama dan para tokoh nasional. Mereka telah menghimbau dan melayangkan surat supaya insan pertelevisian kita menghentikan tayangan-tayangan tersebut, tetapi tampaknya tidak digubris. Buktinya penayangan kisah-kisah misteri itu malah makin menjadi-jadi.

Jika dikaitkan dengan peran setan, agaknya ini adalah salah satu daya upaya setan untuk merusak akidah umat manusia, agar manusia lebih takut kepada setan daripada kepada Allah, dan agar manusia mengabdi kepada setan demi kejayaan setan.

Apa Itu Setan?


Setan (Syaithan) berasal dari kata kerja syathana yang mengandung arti menyalahi, menjauhi. Setan artinya pembangkang pendurhaka. Secara istilah, setan adalah makhluk durhaka yang perbuatannya selalu menyesatkan dan menghalangi dari jalan kebenaran (al-haq). Makhluk durhaka seperti ini bisa dari bangsa jin dan manusia (QS. 114: 1-6/QS. 6:112). Makhluk yang pertama kali durhaka kepada Allah adalah iblis. Maka iblis itu disebut setan. Keturunan iblis yang durhaka juga disebut setan (QS. 2 : 36/4 : 118).

Dalam menggoda manusia, setan dari bangsa jin itu masuk ke dalam diri manusia, membisikkan sesuatu yang jahat dan membangkitkan nafsu yang rendah (syahwat). Selain menggoda dari dalam diri manusia, setan juga menjadikan wanita, harta, tahta, pangkat dan kesenangan duniawi lain sebagai umpan (perangkapnya, Dihiasinya Kesenangan duniawi itu dihiasinya sedemikian menarik hingga manusia tergoda, terlena, tertutup mata hatinya, lalu memandang semua yang haram jadi halal. Akhirnya manusia terjerumus ke dalam lembah kemaksiatan/ kemungkaran. Maka manusia yang telah mengikuti ajakan setan, menjadi hamba setan, dalam al-Quran juga disebut setan (QS. 38 : 37-38) dan golongan (partai) mereka juga disebut golongan setan (hizbusy-syaithan - QS. 58 : 19).

Baik setan dari bangsa jin maupun dari bangsa manusia terus menerus berupaya untuk menyesatkan manusia. mereka bahu rnembahu untuk menyebarkan kemungkaran dan kemaksiatan. Mereka kuasai berbagai media, termasuk televisi, mereka sebarkan kisah-kisah misteri dan kemaksiatan demi uang dan kesenangan duniawi tanpa peduli umat manusia rusak atau tidak akidahnya dan akhlaknya. Itulah sumpah setan di hadapan Allah untuk menggoda manusia dari berbagai sudut yang bisa mereka masuki. (QS, 7:17).

Mudharat Tayangan Setan


Dalam Islam sangat jelas bahwa penayangan seperti itu diharamkan, karena: Pertama, tayangan mistik seperti itu mempersubur kemusyrikan, membuat manusia lebih takut kepada setan, khurafat dan tahyul daripada takut kepada Allah. Padahal tidak ada yang bisa memberi manfaat dan mudharat di dunia ini kecuali hanya Allah (QS. 39 : 38), tidak ada daya dan kekuatan kecuali hanya dari Allah. Kedua, tayangan mistik seperti itu adalah bentuk pembodohan masyarakat, hanya membuat bangsa semakin jumud dan terbelakang. Ketiga, tayangan seperti itu sarat dengan praktek perdukunan. Dengan maraknya penayangan kisah-kisah mistik, maka praktek-praktek perdukunan juga semakin marak. Sedangkan perdukunan juga diharamkan dalam Islam. Dan keempat, rezeki yang dihasilkan dari usaha yang diharamkan, maka rezeki itu juga haram dan tidak diberkahi Allah. Oleh karenanya penayangan kemusyrikan itu mestilah dihilangkan karena tidak ada manfaatnya selain mudharat dunia-akhirat.

Hikmah Diciptakannya Setan


Al Quran menjelaskan, Allah SWT menciptakan alam semesta dan semua yang ada di dalamnya, satu pun tidak ada yang batil atau sia-sia (QS Ali Imran : 191). Oleh karena itu Allah menciptakan iblis atau makhluk yang disebut setan Itu, bila dilihat dari sisi nilai ibadah, pada hakikatnya juga ada hikmahnya.

Imam al-Ghazali pernah menyatakan; jika ingin melihat kesalahan/kelemahan kita, carilah pada sahabat karib kita, karena sahabat kitalah yang tahu kesalahan/ kelemahan kita. Jika kita tidak mendapatkannya pada sahabat kita, carilah pada musuh kita, karena musuh kita itu paling tahu kesalahan/kelemahan kita. Sifat musuh adalah selalu mencari kelemahan lawan untuk dijatuhkan.

Demikian pula setan. la selalu mencari kesalahan/kelemahan orang-orang beriman untuk kemudian digelincirkan dengan segala macam cara.

Nah, jika kita telah mcngetahui kesalahan/kelemahan kita, entah dari kawan, lawan, bahkan dari setan, lalu kita memperbaiki diri, insya Allah kita akan menjadi orang baik dan sukses. Jadi, kalau kita berpikir positif, ada juga hikmahnya setan itu buat orang-orang beriman.

Lebih rinci, di antara hikmah dicipta-kannya setan ialah :


1. Untuk menguji keimanan dan komitmen manusia beriman terhadap perintah Allah. Karena setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah pasti akan diuji (QS. 29:2). Jika dengan godaan setan seorang mukmin tetap istiqamah dengan keimanannya, maka derajatnya akan ditinggikan oleh Allah dan hidupnya akan bahagia. Tetapi jika ia tergoda dan mengikuti ajakan setan, derajatnya akan jatuh, hina kedudukannya dan dipersulit hidupnya oleh Allah. (QS. 41 : 30-31).

2. Menguji keikhlasan manusia beriman dalam mengabdi kepada Allah,


Allah SWT menjelaskan bahwa Dia menciptakan jin dan manusia tidak lain supaya mereka mengabdi kepada-Nya (QS. 51 : 56). Kemudian setan datang menggoda manusia, membangkit-bangkitkan syahwat kepada kenikmatan duniawi, rnembisikkan ke dalam hatinya angan-angan kosong dan keraguan, supaya manusia lupa terhadap tujuan dan tugas hidupnya di dunia. Jika manusia tetap sadar akan tujuan dan tugas hidupnya di dunia, dia akan tetap ridha menjadi hamba Allah dan mengabdi kepada-Nya. Terhadap hamba Allah seperti ini, setan tidak akan rnampu menggodanya (QS. 15 : 40). Tetapi jika manusia tergoda, pada gilirannya ia akan menjadi hamba setan.

3. Untuk meningkatkan perjuangan di jalan Allah.


Sebab tanpa ada setan yang memusuhi kebenaran, maka tidak akan ada semangat perjuangan (jihad) untuk mempertahankan kebenaran. Sedangkan jihad di jalan Allah juga merupakan bukti penting manusia beriman dan ridha sebagai hamba Allah.

4. Allah hendak memberi pahala yang lebih besar kepada para hamba-Nya.


Semakin besar godaan setan kepada manusia dan dia mampu menghadapinya dengan baik, maka semakin besar pahalanya di sisi Allah (QS. 3 : 195).

5. Agar manusia waspada setiap saat, selalu memperbaiki kesalahan, meningkatkan kualitas ibadah dengan bertaqarrub kepada Allah.


Karena setan senantiasa mengintai kelengahan manusia. Sekejap saja manusia lengah, setan akan masuk, lalu mengacaukan hati dan syahwat. Tapi orang yang selalu waspada, akan senantiasa ingat kepada Allah sehingga setan tidak punya kesempatan untuk mengganggunya.

Jadi, bagi orang yang sudah kuat imannya, gangguan setan itu tidak akan merusak ibadahnya. tetapi malah mempertinggi kualitas iman dan ibadahnya. Masalahnya, tayangan-tayangan setan yang makin marak di televisi, tidak ditonton oleh mereka yang telah kuat imannya, melainkan oleh masyarakat dari berbagai lapisan umur dan kadar iman yang terbanyak masih memerlukan bimbingan. Bagi mereka ini, tayangan-tayangan itu sangat kontra produktif, bahkan bisa mendangkalkan iman mereka. Apakah ini tidak terpikirkan oleh insan pertelevisian kita?


Sumber . Swaramuslim.com @2004 

(14 years ago)


Thursday, 25 January 2018

Download Ebook 4 Kaidah Tauhid (Syarah Qowaidul Arba)



Buku dihadapan anda ini adalah sebuah penjelasan mengenai tauhid yang disampaikan salah satu ulama ternama yaitu syeh salih bin fauzan. Selamat membaca semoga menambah keimanan dan wawasan kita kepada Allah SWT 

Download EBook Pdf

Monday, 22 January 2018

Ketika Kita Nasehati Manusia Mereka Bilang "Suka Suka Gue"

Ketika kita nasehatin manusia supaya jangan maksiat takut ...dosa takut Allah ... dan ketika mereka bilang ini urusan gue ngapain ikut campur urusan orang lain.. seakan mereka itu menantang Tuhan.. sebaiknya kita sabar.. sangat mudah Tuhan menghancurkan bumi yang sebesar debu..apalagi cuma manusia yg tak terlihat kecilnya.. kenapa manusia maksiat dibiarkan Tuhan? Karena Tuhan Maha Penyayang.. dia menangguhkan urusan dia sampai hari kiamat.. dalam alquran dijelaskan "tunggulah waktu hari pembalasan tiba".. ketika itu manusia hanya tertunduk lesu dan sedih..karena siap disiksa malaikat berkata"mana suara tertawamu mana kesombonganmu ketika dulu kamu bangga bermaksiat didunia?" ... ketika kita dibilang gak usah sok alim.. kita justru harusnya senang.. daripada dibilang sok jagoan sok kurang ajar..

Mungkin kalian terheran dengan generasi sekarang yang ga takut dosa ... dinasehatin mbantah malah nantangin berkelahi. Atau bilang "suka suka gue" sebenarnya mereka hanya tidak mengenal Alloh.. mereka lebih dekat dengan smartphone daripada dengan Alquran. Mereka lebih dekat kepada setan daripada ulama.  

Sumber kemaksiatan adalah tidak mengenal Alloh dan dekat dengan setan. Setan itu bukan hanya jin kafir.. semua sarana prasana teknologi menuju kemaksiatan dan manusia panutan sesat itu juga setan. 


Friday, 19 January 2018

Syiah Agama Koplak, Pengikutnya Sedang Peringatan Assyura Imam Ulamanya Asyik Main Perempuan

Kata siapa semua agama itu sama.. apalagi syiah yang notabenenya agama yang sudah nyeleweng jauh dari islam tapi mereka masih mengaku islam. Ada sebuah berita nyeleneh dari aliran pengikut syiah ini. Sebagaimana diberitakan dari syiahindonesia.com Dalam agama Syiah, tanggal 10 Asyura merupakan hari berkabungnya pengikut Syiah atau hari duka dalam rangka memperingati hari kematian cucu baginda Rasulullah saw, Husain Ra. Namun sepertinya tidak bagi tokoh-tokoh atau ulama mereka. Agaknya fatwa "diwajibkannya" memukul-mukul dada hingga menyayat-nyayat anggota badan hingga berdarah darah itu hanya berlaku untuk para pengikut Syiah saja, tidak pada pembesar-pembesar mereka.

Fakta ini dibuktikan dari sebuah video yang diunggah oleh sebuah akun Facebook dengan nama Aidil Ade, @Yayasan.Nurul.Quran.SUMBAR. Dalam video yang ia unggah, ia menjelaskan bahwa salah seorang ulama Syiah justru malah asyik bersenang-senang dengan perempuan, disisi lain pengikut Syiah sedang mempersiapkan ritual bid'ah berupa hari berkabung atas wafatnya Imam Husain.

"Maaf baru di upload, kiriman dari seorang teman tentang Jaipongan Imam Syi'ah pada malam Asyuro.. Persiapan sebelum Cek In…" tulisnya dalam beranda Facebook (2/12/2015).

Inilah diantara bejatnya agama Syiah. Agama Syiah tak lain adalah agama penipu, dimana hampir semua ajarannya itu merupakan kepentingan pembesar-pembesar Syiah, Khumus salah satu contohnya."Ini hanya memaparkan Barang Bukti indahnya akhlak imam syi'ah.. bukan maksud untuk penyebaran video asusila…" tutupnya. 

Toleransi Kebablasan, Belasan Mahasiswi Berhijab Nekad Sholat Di Gereja

Mukadimah Ayat 


" Janganlah kamu campur-adukkan antara kebenaran dan kebatilan, dan kamu sembunyikan yang benar padahal kamu mengetahuinya. "

( Qs Al -Baqarah : 42 )


Mungkin inilah yang disebut dengan toleransi yang amburadul atau kebablasan mengatasnamakan toleransi untuk mencampuradukan yang haq dan yang batil merupakan perbuatan dosa besar yang hanya akan dilakukan oleh orang yang fasiq atau munafiq. Gelar mahasiswi muslim harusnya membuat golongan terpelajar ini melek tauhid tapi yang terjadi justru sebaliknya. Semakin berilmu bukannya semakin bagus agamanya malah semakin jauh akidahnya dan mendekati kekafiran. Sebagaimana telah diberitakan dari nahi munkar.comSeperti yang sudah diberitakan oleh hatree.co sebelumnya bahwa terdapat 14 Mahasiswa yang berasal dari Universitasi Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta turut menghadiri ibadah Malam Natal yang dilangsungkan di Gereja Kristen Jaw (GKJ) Margoyudan, Jalan Monginsidi, Solo.

Berita ini sempat membuat heboh para netizen karena terkesan sangat kontroversial. Namun, di sela kunjungan, para mahasiswa tersebut sempat meminta izin untuk dapat menunaikan ibadah Shalad Maghrib di dalam Gereja.

Para mahasiswa itu sempat meminta izin untuk dapat melakukan Shalat Maghrib dan Isya di dalam Gereja. Hal ini dilakukan karena mereka tak punya tempat khusus, Pendeta Wahyu Nugroho meminjamkan ruangan pribadinya untuk dapat digunakan sebagai tempat Shalat.

"Saat ibadah berlangsung kan melewati waktunya salat Magrib atau Isya gitu. Mereka meminta izin untuk melaksanakan salat. Dan pak pendeta memberikan kamarnya untuk mereka salat," kata Sekretaris umum GKJ Margoyudan, Winantyo Atmojo DJ, saat dikutip di Aula GKJ Margoyudan, Jumat (25/12) siang.

Winantyo juga menceritakan bahwa kedatangan para mahasiswa muslim tersebut mendapatkan sambutan yang baik dari para jemaat yang hadir. Kehangatan itu terlihat pada waktu mereka diperkenalkan kepada para jemaat. Tepuk tangan riuh dan jemaat sampai berdiri secara spontan untuk menghargainya.

"Pendeta kami, pak Wahyu Nugroho, memang sengaja memperkenalkan mereka pada para jemaat. Di tengah-tengah suasana peribadatan, mereka diperkenalkan. Kami semua berdiri dan memberikan tepuk tangan dan bersalaman," ujar Winantyo.

Winantyo menambahkan bahwa para masiswa tersebut menghadiri peribadatan dari awal sampai dengan selesai. Tetapi, mereka tak mengikuti prosesi ibadah dan hanya mengamati saja. Setelah misa malam Natal, mereka sempat bersalaman dengan para jemaat dan bahkan foto selfie bersama pemuda-pemuda gereja.

"Ini kebanggaan tersendiri bagi kami. Baru kali ini mendapatkan kunjungan seperti ini. Kami terbuka, siapapun yang mau berkunjung silakan, tidak ada syarat khusus, kecuali kalau atas nama lembaga resmi. Kami ingin menunjukkan bahwa antara muslim dan Nasrani memang tidak pernah ada rasa permusuhan. Para mahasiswa muslim juga telah membuktikan dan memberikan contoh yang baik bagi kerukunan umat beragama di dunia," ucap Winantyo.

***

Orang-orang yang berbuat demikian, akan terkena ancaman keras dari Allah Ta'ala, karena hal itu menunjukkan keridhaannya kepada acara tersebut. Padahal, seharusnya seorang muslim meninggalkan tempat tersebut dan tidak ikut mendengarkan atau memeriahkannya.

{بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا (138) الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا (139) وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا} [النساء: 138 – 140]

"Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (Yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam." (QS. Al Nisa': 138-140)

Dalam tiga ayat di atas, Allah Subhanahu wa Ta'alamelarang duduk-duduk di majelis yang di dalamnya terdapat penghinaan dan pengingkaran terhadap ayat-ayat Allah. Dan di antara bentuk kekufuran yang paling besar adalah ucapan orang Nashrani bahwa Allah punya anak, dia mati, Dia satu dari tiga (trinitas), Maha suci dan Mahatinggi Allah dari apa yang mereka tuduhkan kepada-Nya.

Kemudian Allah mengabarkan bahwa orang yang mendengarkan celotehan dari keyakinan-keyakinan batil ini, dia seperti mereka dan dihukumi sebagai munafik yang kelak akan dihimpun pada hari kiamat bersama mereka. Kita berlindung kepada Allah dari kehinaan ini.

Syaikhul Islam, Ibn Taimiyah berkata di dalam kitabnya Iqtidhâ' ash-Shirâth al-Mustaqîm, Mukhâlafah Ashhâb al-Jahîm."Menyerupai mereka di dalam sebagian hari-hari besar mereka mengandung konsekuensi timbulnya rasa senang di hati mereka atas kebatilan yang mereka lakukan, dan barangkali hal itu membuat mereka antusias untuk mencari-cari kesempatan (dalam kesempitan) dan menghinakan kaum lemah (iman)."

Dan barangsiapa yang melakukan sesuatu dari hal itu, maka dia telah berdosa, baik melakukannya karena basa-basi, ingin mendapatkan simpati, rasa malu atau sebab- sebab lainnya, karena ia termasuk bentuk peremehan terhadap Dienullah dan merupakan sebab hati orang-orang kafir menjadi kuat dan bangga terhadap agama mereka.

Kepada Allah kita memohon agar memuliakan kaum Muslimin dengan diennya, menganugerahkan kemantapan hati dan memberikan pertolongan kepada Muslimin terhadap musuh-musuh mereka, sesungguhnya Dia Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

[SumberMajmû' Fatâwa Fadhîlah asy-Syaikh Muhammad bin Shâlih al-'Utsaimîn, Jilid.III,h.44-46,no.403]. (kasus-kasus di Indonesia, lihat di buku Hartono Ahmad Jaiz, Bunga Rampai Penyimpangan Agama di Indonesia, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, 2007). (lihat nahimunkar.com).

Thursday, 4 January 2018

5 Hikmah Dibalik Kemacetan Yang Tidak Kita Sadari


Kemacetan memang sudah jadi tradisi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya atau yogyakarta dll . Mulai dari pagi hingga malam, pasti jalanan masih dipadati ribuan kendaraan. Bertambahnya pengguna kendaraan pribadi dan prilaku konsumtif masyarakat Indonesia jadi faktor utama penyebab kemacetan.Rata-rata orang pasti suka kesel atau bahkan emosi saat terjebak macet, dan menganggap kemacetan itu adalah musibah. Padahal, di samping banyak kerugiannya, ada juga lho hikmah di balik kemacetan itu.

Dilansir dari Wow.com seperti ini hikman di balik kemacetan.

1. Tidak akan ada yang kebut-kebutan, sehingga risiko terjadi kecelakaan sangat kecil dan bahkan tidak ada. Coba pikirkan, mana yang sering terjadi kecelakaan, di jalan tol atau di jalan raya yang macet?


2. Jika pun ada yang kecelakaan saat macet, paling hanya jatuh biasa dan tidak mendapat luka berat.

3. Sadar tidak sadar, macet itu melatih kesabaran kamu secara tidak langsung. Jika saat macet kamu suka tidak sabaran, sudah dipastikan, di kehidupan nyata kamu juga tipe orang yang gak sabaran.

4. Selain melatih kesabaran, macet juga melatih otak kamu, khususnya pengguna kendaraan bermotor. Saat macet pengguna sepeda motor ditungtut untuk berpikir bagaimana cara keluar dari kemacetan, seperti mencari jalan alternatif. Tapi jangan salah menggunakan jalan, contohnya menerobos jalur busway.

5. Mesin kendaraan jadi lebih awet karena laju kendaraan relatif lambat. Sementara yang suka kebut-kebutan, mesin cenderung mudah rusak.

Nah itu dia teman teman hikmah kemacetan yg jarang kita ketahui.

Tuesday, 26 December 2017

Benarkah Kids Jaman Now Itu Generasi Micin?

Sedang tren generasi micin yang kata orang tua dulu bumbu masak micin itu menjadikan anak sulit mengingat pelajaran.Tapi Apakah micin identik dengan kebodohan? Kasian pabrik micin bisa bangkrut karena pembodohan publik ini.. Generasi micin.. adalah generasi bodoh katanya.. Padahal generasi jmn skrng itu gak bodoh.. tp sedikitnya ulama. Dan jauhnya mereka dari agama membuat mereka  tak takut dosa berani sama guru dan orang tua.. Panutan genrrasi jmn skrng adalah google yutub fb instagram dll


 Beda bukan dengan generasi kita habis mahrib wajib mengaji. Generasi jaman skrng habis mahrib keluyuran main hp game dan pacaran gmn mereka gak bodoh pikiran dan mentalnya. Sebagai umat islam kita jgn suka latah ikut ikutan tren dan istilah harus kritis dan berpikir jauh jgn mau disetir oknum dan orng barat lewat pembodohan publik lewat media sosial. Terbukti dosen dan insinyur pun makan micin yang sudah tercampur dimasakan.. tapi mereka pintar bukan. ?? Pintar didapat dari belajar.. dan bodoh bukan karena makan micin. Ibnu hajar asqolani salah satu ulama besar dia sgt tidak mampu menghafal seperti teman temannya dia pernah menyerah dan ahirnya melihat batu berlubang dari situ dia berfikir air saja bisa melubangi batu.. kenapa otak yang lunak ini tidak bisa diajari ? Ahirnya dia sgt tekun dan jadi ulama besar.. padahal ibnu hajar tidak mampu menghafal ilmu karena keterbatasan iqnya.. tp karena semangatnya tinggi dan tekun ia jadi ulama besar yg mengarang bnyk kitab.  Yg terkenal adalah fathul barri.. dia ga makan micin krn dulu gak ada miwon .. sasa.. ajinomoto dsb..


Kesimpulannya pintar karena belajar.. bodoh karena malas.. bukan karena kebanyakan micin.. Generasi skrng lebih pantas disebut generasi korban teknologi drpd generasi korban micin Teknologi. Modernisasi.. dan globalisasi megambil alih semua nya. Tidak semua ilmu dapat digunakan mencari duit.. tp dengan ilmu manusia lebih bisa mengerti mana   yang baik dan buruk.. jika sudah tahu itu buruk tp diterjang itulah yang disebut alQuran sebagai orang fasiq dan bodoh..Bodoh krn blm tahu itu bkn bodoh yg sebenarnya tp belum pengalaman.. kalau diajari dia juga akan tahu. Nasehat malam ini.. Jangan meremehkan orng bodoh ataupun orang edan . . Bahkan mahluk apapun jgn diremehkan ... krn orng gila kadang juga ternyata adalah wali. Pandanglah dunia dengan akalmu jgn pandang dengan bola matamu.. dunia ini penuh ilusi . Setinggi apapun ilmu jika dimakan nafsu sia sia segala usahamu.. setetes nafsu dapat menghancurkan ilmu seluas samudra kata ulama. Perkataan dari hati akan tersampaikan ke hati.. perkataan dari mulut akan sampai ketelinga.. perkataan copy hanya akan di dengar paste.. semoga kalian mendengarku dgn hati bkn dgn copypaste lalu berlalu.. sy tdk copypaste.Surga semua ingin kesitu bukan?😇.. tapi begitu terjal jalannya bahkan anda harus dihina seluruh manusia dan dikucilkan dari pergaulan dan nafsumu harus terkekang tak bisa bebas.. kalau surga itu jalannya mudah iblis adalah orng pertama masuk surga.. krn dia sgt rajin ibadah dan sgt berilmu tp krn kesombongannya ia terpental ke neraka.. jgn berpikir ke surga dulu.. pikirkan apa yang kamu skrng jalani apakah sdh bnr belum.. selalu koreksi diri jgn pernah mengkoreksi orang lain..

Merasa suci merasa ibadah merasa benar dan meremehkan orang lain yg lebih rendah dari kita ... itu adalah neraka dalam hati .. buanglah sebelum terlambat 😇👍Aku bkn ulama aku bicara semampuku sebagai manusia biasa.. jika menurut kalian bnr ya syukur di masukan kehati jika menurut kalian aku sok alim sok suci buanglah semua perkataan saya krn memang saya bkn orng suci. Kadang sy kalah dgn nafsu krn sy manusia mengandung unsur hewani bkn malaikat 100% mahluk berakal 0% nafsu. Manusia ketika dkt dgn Alloh akal dan hatinya makin jernih.. ketika jauh dari Alloh hawa nafsu setan akan menguasai .. itulah manusia naik turun bagai roda..

Sudahkah Siap Indonesia Jadi Negara Islam?

 Sekedar mau tanya.. sdh siapkah indonesia jadi negara islam?  Kalau saya sih jwbnya simple saja.. belum

Kenapa?Karena lihat sendiri generasi mudanya lebih sibuk tongkrong di cafe di bar di mall drpd ngaji dimasjid. Padahal generasi muda adalah prajurit islam.. gmn mau berdiri kalau prajuritnya loyo😏
 Pondasi dulu diperkuat .. tauhid dan ahlaq dibangun kepada anak anak mu.. negara islam adalah sarana menegakkan islam bkn tujuan kita. Kita jadi islam untuk apa? Untuk mentaatu Alloh bkn.  Hidup dan mati hanya untuk Alloh bkn untuk negara islam.. bagaimana seandainya ada khilafah atau negara islam  tp malah umatnya jauh dari Alloh bknkah sia sia? .. ada negara islam tp penegak hukumnya korup .. ada negara islam cuman setumpuk undang undang dan dalil dibahas tp prakteknya tdk ada? Ada negara islam tp pemudanya msh bobrok?Ingat jgn mau seperti ISIS.. menegakkan negara islam sebagai tujuan mereka walau harus melanggar hak asasi manusia.. padahal melanggar hak manusia dibenci Alloh.. membunuh orng kafir tak berdosa.. membunuh wanita dan anak anak hal itu dilakukan tentara isis. Padahal sgt jelas rasulullah saw mengharamkan membunuh wanita dan anak anak..

Dari Anas, sesungguhnya Rasulullah SAW  bersabda, "Pergilah kalian dengan nama Allah, dengan Allah dan atas agama Rasulullah, jangan kalian membunuh orang tua yang sudah tidak berdaya, anak kecil dan orang perempuan, dan janganlah kalian berkhianat, kumpulkan ghanimah-ghanimahmu, dan berbuatlah mashlahat, serta berbuatlah yang baik, karena sesungguhnya Allah senang kepada orang-orang yang berbuat baik". [HR. Abu Dawud].

Buat apakah mendirikan negara islam dgn menghalalkan segala cara? Jika hasilnya menjadi negara iblis. Lihatlah negara islam pernah jaya jaman rasulullah saw knp? Karena umatnya takut kepada Allah.. karena pemudanya dekat dengan ulama.. karena mereka tiap hari belajar alquran.. lah sekarang keadaannya gmn? Bukankah kebalikan... ? Tugas kita hanya perlu menunggu datangnya almahdi yg akan memimpin umat islam se dunia... bkn hanya indonesia. lah jmn skrng anak kecil udh ga takut dosa.. pacaran udah biasa..blm dibilang pacaran kalau blm zina.. mabuk kurang teler..gaya hidup udh sperti orng barat.. bicara kotor makanan sehari hari.. artis sinetron dan seleb instagram jd panutan .. ceramah ulama cuma jd  tontonan abis itu bubar... sebelum pergi ..sebelum makan..sebelum pulang..  bkn berdoa tapi selfi dulu.. dan updet status mau otw.. 😒 mahluk seperti ini makin banyak. Makin dewasa makin berani sama tuhan.. dinasehati membantah jgn sok suci. Jawab saja.. Mending sok suci drpd sok najis. Generasi inteleknya saja ga takut Alloh tdk pernah merasa diawasi Alloh dan pemudanya pun begitu.. negara islam mau di bentuk darimana? Sementara yg ahli dakwah yang ngakunya nyunnah cuma teriak ana sunnah antum bidah.. bknnya ajak generasi muda menuju kebaikan.. hanya sibuk olok olok orng lain.Jujur saja kita harus malu dengan diri sendiri.. sudah merasa bisa masuk surga.. tapi ga takut dosa.. ga mau peduli sama sesamanya..


Surga bkn milik nenek moyang bkn hanya ulama dan pendakwah yg masuk surga.. sesungguhnya surga milik Allah SWT dan siapakah yg masuk surga.. "mereka yang takwa dan ahlaknya mulia" termasuk takwa itu ya takut dosa percuma hafal quran gelarnya tinggi kalau ga takut dosa artinya dia fasiq bkn takwa.. termasuk ahlaq mulia jaga mulut spy tdk menyakiti sesamanya dan tdk merasa benar sendiri dan paling suci jalannya.Apakah saya megada ada ..? Oh tidak.. ada jelas dalilnya kalau penasaran. yang paling banyak memasukkan orang ke dalam surga adalah taqwa kepada Allah dan akhlaq yang baik " (H.R Ahmad, AtTirmidzi, Ibnu Majah)

 Nah jika ada yang mau menambahkan atau komentari saya sangat boleh.. saya cuma orng biasa yg lbh banyak salah drpada benarnya..Ada tuh yang menambahkan ..katanya loh mas generasi skrng lbh baik loh.. banyak yg mau pake jilbab drpd dahulu.. jarang.
Iya tahu😏 tp jilbab cuma tren saja skrng ikut ikutan jamanAtas kerudung bawah keliatan gunung.. atas kerudung bawah warung. Jarang mas skrng ini bener bener berjilbab luar dalam.. jilbab berahlaq baik jilban sopan dan tahu malu.. tahu batas pergaulan dgn lawan jenis itu 1 banding 1000 orang. Ahir zaman.. yang menyadari skrng ahir zaman cuma segelintir orng.. karena sebagian besar mereka telah disibukan dengan uang dan pekerjaan dan hiburan dunia.  Pandanglah dunia skrng ini dengan pikiran dan hati.. jgn pandang dengan mata dan lihatlah apa yang sedang terjadi.. huru hara tanda kiamat satu persatu datang bagaikan manik manik lepas satu persatu dari ikatannya. Ketika guru tak lagi dihormati.. ulama tidak disegani.. orang tua didurhakai..pemimpin tak bisa dipercayai..  itulah generasi jmn ini..


wujudkanlah mimpi.. begitulah kata pujangga.. siapa yang pernah mimpi perang dgn dajjal? Hhha. Wujudkan mimpi itu.. semua tanda kiamat ini adalah rangkaian penyambutan dajjal
Siap tidak siap dajjal sudah didepan kalian.. hp televisi satelit dll itu semua alat yahudi prajurit dajjal mengontrol pikiran manusia jamannow. Jadi ada pilihan.. dibudak teknologi atau kita memperbudak teknologi... jika mau diperbudak ikutilah tren jamannow jika mau memperbudak manfaatkan hp dan teknologi untuk kebaikan .. dakwah.. silaturahim dll Generasi 80an kebawah generasi jaman dulu.. generasi 90an generasi peralihan .. generasi 2000an generasi jamanow.. mereka nasibnya kurang beruntung.. lahir dalam era penjajahan teknologi. Tidak jarang generasi jamanow itu puber lebih awal.. Umur 8 thn sdh datang bln..sudah knl cinta dan kegalauan.. bahkan kid jamandulu kayak saya kalah saing soal ini.. 😃.. bahasa mereka bkn lagi bahasa anak kecil.. tapi bahasa abg belasan yang dimabuk cinta😅 masa kecil mereka dipangkas padahal masa paling indah itu masa anak anak..

Sejenak Jangan Mikir Cewek Atau Mikir Duit Melulu

 Untuk saat ini.. Jangan pernah pikir pusing dulu  tentang duit..karena duit dan kekayaan takkan menolongmu saat malaikat izroil menjemput..tak bisa menyogok malaikat walau diundur kematian hanya sedetik dan juga Karena seharusnya kita lebih pusing lagi.. Ketika kita dan keluarga kita terkena pengaruh gejolak fitnah.. ahir zaman... Yang bagaikan manik manik lepas dari ikatannya berantai beurutuan tanda akhir jaman muncul satu persatu.. Hingga ahirnya dunia berahir.  Buat apa gedung megah kalau ahlaq bubrah.. Buat apa negara maju tapi ahlaq mundur.. 

Semegah megah istana didunia berlantai emas pun saat tiba kiamat akan hancur.. Tapi bangunan iman akan tetap kokoh sampai orangnya mati dan dunia ini kiamat..Ya mayoritas pemimpin hari ini memang sibuk bangun gedung dan aspal tapi melupakan pembangunan budi pekerti dan keimanan bagi generasi yg masih ingusan yang mereka kehilangan seorang panutan.. Hingga tak terarah hidupnya..Ketika saya baca berita kemarin miris seorang pemuda nekad bunuh diri karena pacarnya mutusin dia.  Jika ditanya malaikat kubur.. Untuk siapakah hidup dan matimu? Mungkin dia jawab.. Buat dedek sayang😃.... Gada besi pun meluncur ke kepalanya.. Sadarlah inassholati wa nusuki wa mahyaya wa mamatilillahi robbil alamin. Kita baca tiap kali sholat harusnya tahu untuk siapa kita rela bertaruh nyawa dan hidup dan mati.  Sholatku.. Ibadahku.. Hidup dan matiku hanya lah untuk Tuhan semesta alamp

Benarkah Poligami Itu Sunnah Nabi Muhammad SAW?

Isu poligami kembali mencuat.. setelah umi pipik mantan istri alm jefri buhori nikah siri dengan sunu.. mantan vokalis matta band. Hal ini membuat kesan seakan poligami sgt menyudutkan islam ... apakah islam menganjurkan wajib poligami apakah hukum poligami itu.

Hukum asal polygami ternyata mubah .. alias boleh saja bkn sunah atau bahkan wajib. Menjadi sunah dan berpahala ada syaratnya. Yaitu contoh nabi saw. Nabi menikahi wanita atas dasar menolong agama. Coba fikir... yang dinikahi rasulullah saw janda semua yg perawan cuma satu.. bukan karena cantik dan kayanya.. tapi untuk menolong agama dan kehormatannya. Secara manusiawi janda itu akan kesepian dan mudah tergoda imannya ketika pertama ditinggal suami nya. Belum lagi syarat yg lbh berat yaitu adil dan dpt ijin istri agar tdk timbul perceraian. Jadi jgn termakan isu seakan islam mengajarkan umatnya mengajari menduakan cinta atau gila wanita.. 😃...Ada pendapat lain.. hai bro.. tp itu ada aliran aliran sok nyunah sangat mengkampanyekan poligami maksudnya apa.. 😃? Jgn tanggapi serius ndro... mungkin maksud mereka baik mengajak sunnah nabi saw.. tapi tak memperhatikan aspek lain yang sebab akibat dialam kenyataan ... mereka hanya terpaku texts dalil tapi tak tahu sebenarnya makna dalil poligami.. intinya bagi mereka seakan poligami sunah paling utama.. seakan bermaksud menuruti nafsu dengan dalih sunnah. Coba kamu yg cantik sini maju dandan pakai hijab yg cantik dan menggoda mereka agak kemayu dikit.. diam diam kamu akan diajak poligami biar sunah katanya😃..Coba mereka suruh poligami sama janda beranak dua udah agak tua.. kesulitan ekonominya belum tentu mau 😏


Tassawuf bagi mereka haram bid'ah pantas saja mereka tak mau menata hati sebelum berkata dan berpenampilan.. tassawuf ilmu menata hati bagi mereka dianggap sesat.. memang ada tasawuf sesat mengaku menyatu dgn allah dsb.. tp mereka tak mau pandang bulu. Sebenarnya jika mereka mau dikit saja belajar tassawuf dasar misal ilmu lidah mampu menggelincirkan manusia sampai jurang neraka  niscaya mereka juga akan berhati hati dalam berkata. Sebenarnya sih mereka ada itu cabang ilmu mensucikan hati (tazkiyatun nafs) ... tapi dari arah mana mereka belajar saya tidak tahu 😒.. kelakuannya gak mencerminkan yang dipelajari.. bikin malu saja.. coba non muslim lihat seakan semua muslim kyk gtu kolot.. padahal mereka aja yg seperti itu.. sebagian orang yg mengaku terbaik jalannya tapi tak sadar mencemar nama agama. Terahir saya mengajak kita semua untuk berbuat baik dan nasehati yang baik karena Allah menyuruh kita untuk jadi pemaaf dan menghindar dari orang bodoh termasuk berdebat dengan orang bodoh yang dinasehati membantah..

"Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al A'raaf: 199 – 200)


Percuma kamu nasehati mereka dengan dalil.. pasti akan berkelit juga karena mereka sudah bodoh oleh ilmunya sendiri.. diam lah dan berpaling itu yang teraman..Pengalaman saya berdebat dengan aliran kolot jgn ditiru setelah dikumpulkan sampai 488 halaman ms word..cuma untuk pengalaman..sebenarnya kalau saya tdk mengalah akan lbh panjang lagi😃 mereka tidak pernah punya iktikad menerima pendapat benar mereka cuma ingin menang omongan dan dianggap pinter. Jika diteruskan akan seperti flat earth dan globe earth tak ada ujungnya.. kecuali mereka sadar sama sama hidup dibumi kok repot menggambarkan bentuk bumi.. sama seperti kutu yang hidup di bulu sapi.. mereka tak tahu bentuk sapi yang sebenarnya karena mereka terlalu kecil untuk melihat sebenarnya.Kecuali anda berdebat dengan orang mars 😏😃... dia pasti tahu bentuk bumi dari mars kayak apa